Pada dasarnya kecelakaan kerja tambang itu adalah kecelakaan kerja yang terjadi pada pekerjaan usaha pertambangan dalam waktu antara mulai pekerjaan sampai akhir pekerjaan. menurut UU no 11/1967 pasal 14 yang termasuk dalam pekerjaan usaha pertambangan adalah penyelidikan umum, eksplorasi, eksploitasi, pengolahan/pemurnian, pengangkutan dan penjualan mineral. Dalam setiap fase kegiatan pertambangan dapat terjadi kecelakaaan kerja tambang. Dan dalam PP no 32/1969 dipaparkan bahwa kecelakaan kerja tambang adalah :

1. Kecelakaan itu memang terjadi
2. Kecelakaan kerja itu menimpa pekerja tambang
3. Kecelakaan terjadi akibat dari pekerjaan tambang
4. Kecelakaan terjadi pada jam kerja atau giliran kerja
5. Kecelakaan terjadi pada daerah tambang, yaitu daerah kontrak karya atau KP.